Selasa, 18 Oktober 2011

111018 SHINee Japan mobile site update on [THE FIRST] SHINee’s first Japanese album

Annyeong.....!!!!!!

wuaaaahhhhh chinguuuu..... bentar lagi SHINee bakal merilis album jepang pertama mereka...!!!! Jdi gk sabar nunggu rilisnya...
ayuk liat berita jelasnya...^o^

---------------------------------------


Hello to everyone on the mobile site! Good afternoon we are SHINING SHINee! Nov 23 will be the release date of out First Japanese Album [THE FIRST] ! In the album, not only the track in the singles will be in, we also work hard in recording new Japanese track,everyone please look forward to it. Being able to release the album all thanks to everyone’s support. Everyone has been staying with us all the while and always letting us feel so relieve. In the future SHINee will work even harder, everyone please support us.


Photo Credit : Minhoutshine
Chinesetranslation : minhoney
Englishtranslation : Forever_SHINee

---------------------------------------
Nee oppa... SHAWOL pasti slalu mendukung kalian...
oppa hwaiiitiiiinngggg.....!!!! ^o^

Minggu, 16 Oktober 2011

[News/Photos/Videos] SHINee performs at a ’2011-2012 Pro Basketball’ match

Annyeong..!!!
Lagi lagi dan lagi...... berita terbaru tentang SHINee... ^o^


---------------------------------------------


Tanggal 16 Oktober, para member SHINee berkunjung ke pertandingan '2011-2012 KB National Card Professional Basketball' antara Seoul Samsung Thunders dan Changwon LG Sakers di Seoul Jamshil Indoor Gymasnium.
SHINee memulai pertandingan dengan sesi ‘shoot the hoops’ dimana mereka melempar bola dari garis 3-point dan sekaligus mengadakan konser mini saat istirahat pertandingan. Samsung Electronics menyediakan berbagai macam acara bagi para penonton dengan memberi mereka kue
dan kupon restoran.

LG memenangkan pertandingan dengan skor final 81:74.

Yosssshhhhh....
A-yo kita lihat foto dan video penampilan mereka...!!!! ^o^





Photos : As tagged

Rabu, 12 Oktober 2011

SHINee scores high on the Oricon chart with “Lucifer”

Annyeong chingudeul..!!
Nikie balik lagi,, kali ini dengan berita tentang 5 cowo' keren asal Korea, yg saat ini sedang memulai debut mereka di Jepang.. yak,, siapa lagi kalo bukan SHINee..........!!! ^o^



Boyband SHINee berhasil menduduki posisi ke-2 ^o^ dalam Japan’s Oricon charts dengan single album debut Jepang mereka yang ke-3, yaitu . .  . .  . . . . “LUCIFER”!!
Sebanyak 18.409 copy terjual laku, berada tepat di bawah legenda band rock asli Jepang L’Arc~en~Ciel (tahu kan??).  Shawols (sebutan para fans SHINee, termasuk yang nulis ini XD) menyambut/bersorak riang serta bergembira atas pencapaian SHINee ini, walaupun single-single mereka yang sebelumnya, yang tidak bukan dan tidak lain “REPLAY” dan “JULIETTE” berhasil menempati peringkat pertama.
 
 
CUKHAHAE Oppa…!!!! ^o^v..

Source & Image : MoneyToday Star News

Selasa, 11 Oktober 2011

Festival Di Korea

Annyeong chingu..

Kemarin aku udah share dikit tentang festival yang ada di jepang,, nah sekarang giliran festival-festival tahunan yang ada di korea..
kalo gitu, langsung aja....

-------------------------------------------------

NEGERI Ginseng Korea Selatan nampaknya benar-benar memahami pentingnya melestarikan kekayaan sejarah dan budaya. Ini terlihat dari berbagai festival yang kerap diselenggarakan setiap tahunnya. Beberapa festival itu telah menjadi atraksi wisata tersendiri, dan pastinya kita layak untuk merencanakan perjalanan di korea saat festival-festival itu berlangsung.

Festival lumpur Boryeong (Juli, di Pantai Daecheon)
Selama festival berlangsung, wisatawan dari seluruh dunia akan berdatangan ke Pantai Daecheon untuk mengikuti acara unik bertema serba lumpur. Pengunjung dapat ambil bagian dalam berbagai kegiatan seperti gulat lumpur, seluncur lumpur, dan berenang di bak besar penuh lumpur. Pada malam hari, pesta dilanjutkan dengan pertunjukan musik dan kembang api.

Festival Ginseng (September, di Goumsan)
Festival Ginseng yang secara lokal dikenal sebagai Geumsan Insam Festival, adalah festival terkemuka di Geumsan County yang terletak di Provinsi Chuncheongnam-do. Geumsan sendiri adalah produsen ginseng terbesar di Korea Selatan, jadi tidak mengherankan jika sebuah festival diadakan di sana untuk mempromosikan efek menguntungkan dari ginseng Geumsan.

Saat festival berlangsung ada berbagai pameran yang berhubungan dengan ginseng, pertunjukan tradisional, serta kontes menyanyi dan menari. Ada juga pekan raya khusus perdagangan ginseng internasional dan berbagai program acara bagi wisatawan internasional.

Festival kunang-kunang Muju (Juni, di Sungai Namdaecheon)

Festival kunang-kunang Muju adalah acara ramah lingkungan untuk merayakan keberadaan kunang-kunang yang diadakan di daerah pegunungan Muju yang indah. Di Korea, kunang-kunang asli hanya ada di Sungai Namdaecheon di Muju.

Kunang-kunang tersebut menonjol tidak hanya sebagai ikon lingkungan alam di daerah itu, tetapi juga dalam cerita rakyat tradisional di daerah sekitarnya. Festival yang dirayakan dengan tema kunang-kunang ini sekaligus mendidik pengunjung akan pentingnya hubungan antara manusia dan alam.

Festival Budaya Hyoseok (September, di Desa Budaya Bongpyeong) 
Festival Budaya Hyoseok adalah festival unik yang menggabungkan sastra dengan pariwisata. Acara ini diselenggarakan untuk merayakan Bongpyeong, tempat kelahiran Lee Hyo-Seok, novelis Korea terkemuka.

Festival Budaya Hyoseok berfokus pada salah satu cerita pendek Hyo-Seok yang paling terkenal yaitu "When the Buckwheat Blossoms" dengan latar belakang Bongpyeong. Selama festival berlangsung, pengunjung ditawarkan berbagai kunjungan ke tempat-tempat yang disebutkan dalam cerita.

Meskipun pengunjung asing mungkin tidak dapat sepenuhnya menikmati arti sejarah, festival budaya ini masih layak dikunjungi jika Anda ingin menikmati keindahan alam Bongpyeong.




Festival Gwacheon Hanmadang (September sampai Oktober, di Kota Gwacheon)
Setiap musim gugur di Kota Gwacheon, festival ini adalah perayaan atas semangat seni jalanan. Hanmadang berarti “tempat orang bisa berkumpul”, dan memang itulah yang ditampilkan dalam festival, berbagai penampilan pilihan di ruang-ruang publik seperti pinggir jalan utama, panggung terbuka, dan banyak lagi. Macam penampilan yang bisa Anda nikmati termasuk teater jalanan, drama Madang, atraksi sirkus, dan tarian jalanan.

Festival Lampion Jinju Namgang (Oktober, di kawasan pinggir sungai Namgang)
Parade lampion dengan warna-warna luar biasa memenuhi sungai Namgang, tepat di seberang Benteng Jinjuseong dan Paviliun Chokseongnu. Festival ini berawal dari pertempuran Jinjuseong pada masa paling menderita dari invasi Jepang, sebelum kemudian berubah menjadi Festival Lampion. Pemandangan spektakuler lampion yang berderet mengambang di sepanjang sungai dan atraksi kembang api membuat festival ini populer di seluruh negeri.

Festival Tari Topeng Andong (akhir September, di Hahoe)
Festival Tari Topeng Andong adalah yang terbesar di Hahoe, biasanya diselenggarakan akhir September atau awal Oktober. Festival ini menampilkan berbagai pertunjukan dari kelompok tari Korea atau internasional yang mengangkat tema cerita rakyat tradisional. Tema festival berpusat pada tari-tari topeng yang tujuannya menenangkan mahluk-mahluk gelisah di sekitar Hahoe. Kini, festival ini bukan hanya menampilkan berbagai tari topeng tradisional Korea, tapi juga tari-tari tradisional dari seluruh dunia.

---------------------------------------------

nah chingudeul,,,
itulah beberapa festival-festival tahunan yg ada di korea,,
kalo chingudeul berwisata ke korea, sempetin waktunya buat mampir ke tempat-tempat tersebut saat festivalnya sedang berlangsung..
okey..???
hehe..

Annyeong.. ^^v..

Senin, 10 Oktober 2011

Yamashita Tomohisa & Nishikido Ryo withdraw from NEWS


On October 7th, Johnny & Associates Inc. announced that two NEWS members, Yamashita Tomohisa and Nishikido Ryo,  withdrew from the group on the same day.  Yamashita will pursue his solo activities, and Nishikido will focus on his activities in Kanjani∞. Consequently, NEWS will continue their activities with four members: Koyama Keiichiro, Kato Shigeaki, Masuda Takahisa, and Tegoshi Yuya.

Yamashita commented, “It will be a challenge all on my own from now on. There may be inconvenient or hard things which I have never felt before, however, I would like to strive in every project with the precious experiences that I received with NEWS.” 

Koyama, who will stay in NEWS, expressed positively, “Although we will be going on different paths, the four members of NEWS will continue the legacy of the eight years we walked together.

Nishikido, who belonged to both Kanjani∞ and NEWS, revealed that the reason behind his withdrawal was that his schedule adjustments for both groups didn’t work well. He said, “Please continue to support this new NEWS with Koyama, Kato, Masuda, and Tegoshi.


---------------------------------------------------

Waktu pertama kali dengar berita ini,, sumpah rasanya pengen nangis.. T.T
Kenapa mereka musti keluar sih..??????????? Padahal dulu udah seneng banget ternyata berita PI keluar dari NEWS cuma gosip doang, eh kenyataannya sekarang dy benar-benar keluar dari NEWS. Dan yg lebih bikin semua fans NEWS (termasuk aku) galau tingkat akut, yg keluar bukan cuma PI doang, Ryo juga... wuaaaaaaaaahhhhh... :(

Tapi yah,, mau gimana lagi,, toh udah kejadian..
Sebagai fans, yg bisa kita lakukan cuma mendukung idola kita. bener nggak..???????

Jumat, 06 Mei 2011

Festival Di Jepang

Moshi...moshi...

Waktu lagi menjelajah di dunia maya,, aku nemuin situs yang memuat banyak hal tentang jepang..
nah,, sekarang aku mau share sedikit tentang festival yang ada di Jepang yang ku dapat dari situs itu..

-------------------------------------------

Festival di Jepang merupakan acara tradisional yang berhubungan dengan perayaan tertentu. Beberapa festival mempunyai asal-usul dari festival yang juga awalnya ada di China tetapi telah mengalami perubahan dramatis dengan tradisi lokal.

Beberapa malahan benar-benar berbeda yang tidak memiliki kemiripan dengan festival “aslinya” walaupun memiliki nama dan waktu yang sama. Terdapat pula beberapa festival lokal (seperti Tobata Gion) yang bahkan tidak diketahui di luar prefektur lain.

Masyarakat Jepang pada umumnya tidak merayakan Tahun Baru China~karena telah tergantikan oleh Tahun Baru Barat pada akhir abad 19~, tetapi warga China yang bertempat tinggal di Jepang masih merayakannya. Di Yokohama, terdapat pecinan terbesar di Jepang, dimana turis dari segala penjuru di Jepang datang untuk menikmati perayaan tersebut. Hal ini juga mirip dengan festival lampion di pecinan Nagasaki.
Festival biasanya terdiri dari satu atau dua acara utama, dengan stan-stan makanan, pertunjukan, permainan untuk membuat pengunjung tetap betah dan terhibur.

Matsuri
Matsuri berarti festival atau hari raya. Di Jepang, festival biasanya disponsori oleh kuil ataupun diadakan bukan yang bersifat kepercayaan. Biasanya setiap daerah memiliki setidaknya satu matsuri di akhir musim panas atau awal musim gugur, kadang berhubungan dengan panen.

Kita dapat menemukan stan-stan di sekitar matsuri yang menjual souvenir atau makanan seperti takoyaki, atau yang menyediakan permainan seperti menangkap ikan koki. Selain itu ada juga kontes karaoke, pertandingan sumo, dan hiburan-hiburan lain yang tersedia.

Berikut ini beberapa festival yang terkenal di Jepang :


Festival Nasional
  • Seijin Shiki (Senin kedua di bulan Januari)
    Coming of Age Day

  • Hinamatsuri (3 Maret)
    Festival boneka ini mempunyai nama lain seperti Sangatsu Sekku (Festival Bulan 3), Momo Sekku (Festival Persik), Joshi no Sekku (Festival Gadis). Dikenal sebagai Festival Persik karena persik bersemi di awal musim semi dan disimbolkan sebagai keberanian dan kecantikan feminin. Anak perempuan memakai kimono terbaik mereka dan mengunjungi rumah temannya. Di rumah-rumah di tempatkan panggung berisi hina ningyo (boneka hina, sederet boneka yang mewakili kaisar, permaisuri, pelayan, dan musisi yang memakai pakaian kuno) dan sekeluarga merayakan dengan makanan spesial Hishimochi dan Shirozake.
  • Hanami (akhir bulan Maret hingga awal April)
    Berbagai festival bunga diadakan oleh kuil Shinto selama bulan April. Darmawisata dan piknik dilakukan untuk menikmati bunga, terutama bunga Sakura. Di beberapa tempat, menikmati bunga diadakan berdasarkan hari-hari tertentu yang tetap. Even ini yang paling populer selama musim semi.
    selama bulan April
  • Tanabata (7 Juli)
    Disebut juga festival bintang. Aslinya berasal dari legenda China yang menceritakan dua bintang penenun (Vega) dan pengembala domba (Altair) dimana mereka berdua pasangan kekasih yang hanya dapat bertemu sekali dalam setahun pada malam ke-7 bulan ke-7 dimana tidak ada hujan dan banjir di Milky Way pada hari itu. Dinamakan Tanabata setelah gadis penenun dari legenda Jepang dipercayai dialah yang membuat baju untuk dewa-dewa. Warga Jepang biasanya menuliskan permohonan dan harapan asmara di selembar kertas berwarna dan menggantungkannya di ranting bambu bersamaan dengan ornamen-ornamen kecil.
  • Shichi-Go-San: festival untuk anak-anak berusia 3, 5, 7 tahun (15 November)
    Anak laki-laki berusia lima tahun atau tujuh tahun serta anak perempuan berusia tiga tahun dibawa ke kuil setempat untuk berdoa demi keselamatan dan hidup yang sehat. Festival ini dilakukan karena ada kepercayaan bahwa anak-anak pada usia tertentu bisa mendapat kesialan sehingga diperlukan perlindungan. Anak-anak biasanya mengenakan pakaian tradisional untuk acaranya dan setelah mengunjungi kuil banyak orang membeli chitose-ame (permen seribu tahun) yang dijual di kuil.
  • O-misoka (31 December)
    Masyarakat Jepang membersihkan rumah (Osoji) untuk menyambut tahun baru dan untuk menghilangkan pengaruh tidak baik. Banyak warga yang mengunjungi kuil Buddha untuk mendengarkan bel berbunyi sebanyak 108 kali ketika malam hari (joya no kane). Hal ini dilakukan untuk mengumumkan bahwa tahun lama telah dilewati dan tahun yang baru telah datang. Alasan kenapa dibunyikan 108 kali adalah karena penganut Buddha percaya manusia digoda 108 macam hasrat dan nafsu duniawi (bonno). Dengan tiap kali bunyi, satu hasrat dihilangkan. Menjadi adat juga bahwa memakan toshikoshi koba (mie melewati tahun) diharapkan bahwa seluruh keluarga mendapat keberuntungan layaknya sepanjang mie yang panjang.
  • Oshogatsu (1-3 Januari, walaupun perayaan juga dilakukan selama bulan Januari)
    Tahun Baru adalah even tahunan yang paling penting dan terperinci di Jepang. Sebelum Tahun Baru, rumah dibersihkan, hutang-hutang dibayarkan, dan osechi (makanan yang di baki untuk Tahun Baru) disiapkan ~atau dibeli. Osechi adalah makanan tradisional yang dipilih karena warna keberuntungan, bentuk, atau nama yang menarik dengan harapan untuk mendapatkan keberuntungan dalam berbagai segi kehidupan selama tahun yang baru. Rumah didekorasi dan hari libur dirayakan dengan berkumpulnya keluarga, mengunjungi kuil, dan menghubungi sanak famili dan sahabat. Hari pertama dari tahun (ganjitsu) biasanya dilewatkan bersama keluarga.
  • Setsubun (Upacara tradisional mengusir iblis)
    Pada 3 Februari, orang-orang menebarkan biji-biji kedelai (mame-maki) yang sudah dipanggang untuk mengusir setan (nasib buruk) dan mengundang keberuntungan, serta kebahagiaan. Seluruh masyarakat Jepang, khususnya anak-anak toshiotoko & toshionna yaitu anak-anak yang merayakan berputarnya eto/shio mereka pada tahun yang kedua belas, pergi ke otera atau jinja. Mereka menyebar kacang panggang sambil berteriak “Oni wa soto, fuku wa uchi” (“Iblis keluar, keuntungan masuk“). Ada kepercayaan bahwa bila pada perayaan ini mereka memakan kacang yang sama dengan usianya sendiri, mereka akan mempunyai badan yang sehat sepanjang tahun
  • Ennichi
    Pekan raya kuil (hari raya yang berkaitan dengan Kami dan/atau Buddha)
---------------------------------------------
Yooosshhhh...
segini cukup kan..??
yaa,,, walaupun kurang,,, setidaknya kita bisa tahu sebagian info tentang festival di jepang...
hehehe...